Print Materi Macam - Macam Aliran Seni Lukis

Berbagai macam aliran dalam seni lukis yang ada di dunia ini dalam kesempatan ini konter slamet akan berbagi sedikit tentang aliran-aliran seni lukis yang ada di dunia ini beserta contoh dan penjelasan singkatnya.

Aliran Seni Lukis

Silahkan Download Materi Macam Macam Aliran Seni Lukis di Halaman Download
  1. Aliran Seni Lukis RealismeCorak yang ditunjukan dalam aliran ini adalah menggambarkan sebuah hal yang nyata dan memang benar adanya di dunia ini. Biasanya dalam Realisme lebih menonjolkan hal seperti menampilkan sebuah objek dengan suasana dan latar yang mendukung agar lebih nyata. Dalam realisme memang menampilkan hal yang paling utama yaitu latar dimana benar-benar dalam aturan yang menunjukkan kehidupan keseharian biasanya. Untuk jenis lukisan aliran ini memang lebih nilai estetika yang murni dan apa adanya tanpa embel-embel.

  2. Aliran Seni Lukis Kubisme
    Kubisme merupakan salah satu aliran seni lukis yang cukup banyak tersebar dan cukup banyak pelukis dalam aliran ini. Dalam artiannya sendiri adalah aliran seni lukis yang memiliki bentuk dan pola seperti bangun ruang yang geometris seperti bangun segitiga, lingkaran, tabung, kerucut, persegi, dan terutama kubus. Bentuk tadi adalah ciri khas yang membedakan aliran ini dari aliran lainnya.
    Pelukis yang terkenal dalam menggunakan aliran ini sebagai seni dalam melukisnya yaitu Paul Cezane, George Braque, Fajar Sidiq, dan paling terkenal Pablo Picasso. Untuk membedakan aliran seni ini dari yang lain, anda bisa melihat sebuah lukisan itu apakah elemen utamanya berbentuk tiga dimensi atau bukan. Tampilan keseluruhan biasanya berbentuk kubus kecil yang tersusun secara rapi dan menarik.
    Pada jenis kubisme, aliran seni lukis satu ini memiliki dua jenis yang cukup menentukan. Pertama yaitu kubisme jenis Sintetis yang dimana komposisi gambar saat penciptaannya ditujukan paling fokus untuk melekatkan kebersamaan objek. Sementara yang kedua, Kubisme Analitis pada dasarnya untuk memecah dan menganalisis bentuk suatu objek menjadi bangun seperti kubus dan bangun lainnya.
  3. Aliran Seni Lukis Surwalisme
    Salah satu aliran seni dalam melukis yang mengutamakan kebebasan kreativitas sang pelukis adalah surealisme. Bebas disini pun bisa dibilang sampai melampaui batas logika dalam berkreativitas untuk melukiskan sebuah objek yang ada. Inti dari Surealisme adalah karya seni untuk melukis yang menunjukkan segala ketidak laziman yang dapat menembus batas logika dari penyuka karya seni lukis.
    Walau cukup aneh, namun nyatanya tidak sedikit pelukis terkenal yang menggunakan aliran seni lukis ini. Contohnya seperti Salvador Dali, Juan Miro, Max Ernst, dan masih banyak pelukis lainnya yang memiliki karya terbaiknya. Kemunculan karya dari jenis Surealisme berasal dari sebuah karya sastra yang menjadi sebuah seni dalam bentuk rupa lukis saat tahun 1924.
  4. Aliran Seni Lukis Romantisme
    Umur dalam aliran seni lukis yang salah satu paling tua adalah aliran romantis yang sudah ada sejak abad 18. Pada aliran seni lukis ini, hal yang paling utama adalah konsep dalam penekanan pada rasa akan emosi para penikmat. Penekanan disini bisa dinikmati oleh rasa yang dimiliki setiap manusia dan pelukis itu sendiri. Perancis adalah negara asal terciptanya seni lukis romantisme yang menakjubkan.
    Penyajian utama dalam seni lukis romantisme sendiri seperti nilai fantastis, keindahan, Nampak nyata, dan irrasional. Tujuan utama yang disajikan yaitu seperti mengisahkan sebuah kisah romantis dan yang memiliki nilai drama yang tinggi. Pelukis terkenal yang menggunakan aliran ini adalah Raden Saleh, Gerriwult, dan Theobore yang cukup terkenal sejak lama hingga saat ini.
    Penikmat aliran romatisme, pastinya akan mendapatkan kesan yang indah dan luar biasa pada bentuk lukisan yang ada. Hal ini memang dijunjung tinggi oleh para seniman yang menggunakan aliran romantisme agar membawa sang penikmat mendapatkan kesan yang tinggi dan luar biasa. Kisah yang paling sering tentunya jika menunjukan tragedi kisah cinta yang berakhir dramatis dan tidak sesuai.
  5. Aliran Seni Lukis Ekspresionisme
    Ada juga dalam aliran seni dalam melukis yang disebut ekspresionisme. Aliran Ekspresionisme sendiri merupakan seni yang keluar berasal dari dalam diri sang pelukis tersebut, karya ini bukan dari peniruan yang biasanya dari alam asri dan akhirnya dilukiskan. Dalam melakukan teknik seni lukis satu ini, aturan yang resmi dalam melakukan pelukisannya akan dihiraukan dan mengutamakan sebuah ekspresi murni.
    Kemunculan awal dari aliran ini adalah dari kota-kota yang tersebar di negara Jerman pada dahulunya. Ekspresi ini adalah sebagai tanggapan tentang hubungan antara manusia pada saat itu yang semakin keruh dan bermusuhan. Hal ini memicu tokoh seperti Vincent Van Gogh, James Ensor, dan Edvard Munch untuk menggagas munculnya aliran ini dalam seni lukis pada masa itu.
    Persebaran aliran ekspresionisme berlangsung dari tahun 1905 hingga 1920 dan akhirnya menyebar mula-mula dari eropa hingga seluruh dunia. Ada beberapa hal yang menjadi ciri khas utama dalam seni rupa aliran ini. Seperti mementingkan sebuah ekspresi seseorang atau seniman sendiri, mengutamakan keorisinilan seni yang sesungguhnya, teknik menggambar yang naïf dengan komposisi warna terbaik,dll.
  6. Aliran Seni Lukis Impresionisme
    Salah satu penggemar aliran seni lukis yang tidak nyata atau fiksi, aliran impresionisme merupakan aliran yang tidak asing. Tujuan utama pada seni lukis ini adalah mengusung tentang keakuratan warna untuk pencahayaan objek dengan dilukis sesuai teori yang ada dengan sapuan kuas kecil yang berwarna. Pengerjaan lukisan dengan aliran ini terkesan cepat dan mengorbankan bentuk yang ada pada gambar.
    Impresionisme lahir dan berawal dari negara prancis seperti aliran romantisme dan tokoh utamanya adalah Claude monet. Awalnya ada sebuah kelompok yang melakukan inisiatif bagi pelukis yang tidak dapat menampilkan karyanya di pameran seni. Aliran ini sebenarnya adalah upaya dalam memerangi fotografi yang akan menyerang pada saat itu.
    Pemberian nama pada “Impresionisme” berawal dari hasil lukisan buatan dari Claude monet yang diambil dari judulnya bernama “Impression, Sunrise”. Adanya aliran seni ini menjadikan sebuah hal yang baru dalam dunia seni lukis pada waktu itu di tahun 1870 hingga 1880. Sehingga seni lukis kembali meningkat dan setara dengan kemampuan teknik fotografi pada saat itu
  7. Aliran Seni Lukis Naturalisme
    Alam merupakan salah satu sumber inspirasi yang membuat dalam seni rupa memiliki jenis yang bernama aliran naturalisme. Artinya, naturalisme adalah aliran yang mengutamakan ketepatan dan kemiripan dengan objek yang akan dilukis agar terlihat natural seperti alam dan senyata mungkin. Keindahan alam sekitar tempat tinggal biasanya menjadi referensi pembuatan lukisan beraliran ini.
    Seniman bernama John Constable merupakan orang yang berpengaruh dalam membuat membuat aliran naturalisme membaur dengan alam. Bagi membedakan naturalisme dengan realisme adalah sifat keharusan yang dilakukan naturalism agar sesuai dengan keadaan yang ada. Pada aliran realisme tidak harus selalu mengikuti dan mengutamakan tentang kemiripan dengan objek yang menjadi referensinya.
    Pelukis yang cukup terkenal dalam aliran ini ada cukup banyak, seperti Raden Saleh, Basuki Abdullah, Trubus, dll. Hasil karya dari jenis lukisan naturalisme memiliki teknik dalam pemberian gradasi warna yang cukup baik dan bagus untuk dinikmati. Segala susunan dalam tekstur warna, pewarnaan dalam gelap dan terang memang cukup penting dan membuat hal ini menjadi hal yang cukup diperhatikan.

Silahkan Download Artikel tersebut dalam bentuk format MS Word disini

0 Response to "Print Materi Macam - Macam Aliran Seni Lukis "

Post a Comment

Silahkan anda dapat berkomentar mengenai postingan di atas melalui kolom yang telah kami sediakan.

Popular

Search

Sponsor

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel